Kurangi Risiko Kematian dengan Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Kurangi risiko kematian dengan mengkonsumsi makanan tinggi serat
ilustrasi sayuran (REUTERS/Nancy Harmon Jenkins)

Hidup sehat dan panjang umur adalah impian setiap orang. Salah satu cara untuk tetap sehat yaitu menerapkan pola hidup yang sehat pula. Kini saatnya bagi kita untuk kurangi risiko kematian dengan konsumsi makanan tinggi serat.

Berdasarkan hasil penelitian, orang yang mengkonsumsi makanan tinggi serat cenderung memiliki risiko kematian lebih rendah. Selain itu, risiko menderita penyakit kronis seperti stroke atau kanker pun lebih rendah.

Ada banyak jenis makanan yang tinggi akan serat. Beberapa diantaranya seperti sayuran, buah-buahan, dan karbohidrat nabati seperti sereal gandum, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi serat yang tinggi akan menyebabkan berkurangnya risiko yang mengancam munculnya penyakit. Beberapa penyakit yang rentan muncul yaitu seperti jantung, diabetes tipe 2, dan kanker kolorektal.

Selain itu, serat yang tinggi juga dapat menurunkan berat badan, kolesterol total, dan tentunya angka kematian. Kita akan mendapatkan hasil yang sama apabila meningkatkan asupan gandum.

Hasil penelitian yang baru diterbitkan pada jurnal The Lancet ini menganalisis lebih dari 180 studi observasi dan 50 uji klinis selama empad decade terakhir.

“Manfaat kesehatan dari serat makanan tampak lebih besar dari yang kita duga sebelumnya,” tutur Jim Mann, yang merupakan profesor nutrisi manusia dan kedokteran di University of Otago, Selandia Baru.

Analisis tersebut menemukan orang yang mengkonsumsi serat lebih banyak dalam makanan mereka memiliki risiko kematian serta penyakit kronis lebih rendah sebesar 15-30 persen.

Keberadaan makanan yang kaya akan serat dikaitkan dengan penurunan risiko menderita stroke sebesar 22 persen. Risiko diabetes tipe 2 dan kanker kolorektal sebesar 16 persen, serta penyakit jantung koroner sebesar 30 persen.

Dari penelitian tersebut ditemukan kalau kebanyakan orang di dunia mengkonsumsi serat sebesar 20 gram per hari, dan jumlah tersebut masih dianggap kurang.

Dalam penelitian tersebut, setiap orang direkomendasikan untuk mengkonsumsi serat sebesar 25-29 gram setiap harinya. Jumlah serat yang lebih tinggi tentunya akan lebih bermanfaat.

Dalam penelitian tersebut pun tidak ditemukan bahaya apabila mengkonsumsi serat. Namun, yang harus dicatat yaitu bagi orang-orang yang kekurangan zat besi, kadar biji-bijian yang tinggi serat dapat mengurangi kadar zat besi dalam tubuh.