Promotor Indonesia Akan Dituntut Oleh Agensi Lee Jong Suk

Aktor Lee Jong Suk Dideportasi
Terkait tertundanya kepulangan aktor Lee Jong Suk yang mengunjungi Indonesia pada Sabtu (3/11), agensi menyatakan akan menuntut pihak promotor Indonesia. (Foto: AFP PHOTO/STARNEWS)

Jakarta – Pihak Promotor Indonesia yaitu Yes24 dan agensi The Cre8tive Lab serta Yumemoto akan dibawa ke pengadilan oleh agensi actor Lee Jong Suk yaitu A-Man Project.

Hal ini disebabkan oleh tindakan tidak jujur dan kurangnya profesionalitas kedua pihak.

Mereka dianggap lalai dalam menangani acara temu penggemar Jong Suk. Akibat hal tersebut, sang actor harus tertahan di Bandara Soekarno Hatta selama lebih dari 24 jam.

“Kami berencana untuk menanggapi dengan tindakan hukum terhadap agensi dan promotor lokal yang menyebabkan insiden ini melalui firma hukum Yulchon (pengacara: Ahn Jung Hye) dan semua tindakan balasan selanjutnya akan dilakukan melalui firma hukum,” tulis pihak agensi, dilansir dari Sompii.

Lee Jong Suk seharusnya sudah pulang kembali ke Korea Selatan pada tanggal 4 November.

Namun, aktor kelahiran 1989 tersebut harus tertahan di Bandara Soekarno Hatta. akibatnya Jong Suk terpaksa harus dideportasi ke negara asalnya pada selasa (5/11) malam.

“Ini pertama kalinya kami mengalami sesuatu seperti ini, jadi kami sangat terkejut. Alih-alih berpikir tentang dirinya sendiri, Jong Suk khawatir bahwa hal ini dapat mempengaruhi jadwal pengambilan gambar drama terbarunya,” tulis perwakilan agensi dalam unggahan berlatar hitam di Instagram.

Akibat insiden tersebut, aktivitas Jong Suk di Korea Selatan menjadi tertunda. Belum lagi saat ini, Jong Suk sedang terlibat dalam beberapa proyek drama.

Adapun proyek tersebut yaitu ‘Death Song’ yang akan tayang pada 27 November. Dan juga proyek ‘Romance Supplement’ yang akan rilis pada pertengahan 2019.

“Kami sedang menyesuaikan jadwalnya karena ada masalah dengan syuting drama serta jadwal lainnya,” ungkap pihak agensi.

Promotor Mengganti Alasan

Aktor yang membintangi drama ‘While You Were Sleeping’ tersebut datang ke Indonesia. Kedatangannya yaitu dalam rangka menghadiri acara jumpa penggemar di The Hall Kasablanka, Jakarta. Acara tersebut diadakan pada hari Sabtu (3/11) lalu.

Menurut pihak Agensi Lee Jong Suk, tim promotor dari Yes24 kerap mengganti alasan. Hal ini terkait dengan alasan penundaan kepulangan Jong Suk yang belum dapat dipastikan.

“Setiap hal sangat tidak dapat dipercaya sehingga kami tidak tahu penjelasan dan alasan lain apa yang akan mereka kemukakan selanjutnya,” tulisnya.

Menurut pihak A-Man Project, mereka mendengar kabar kalau pihak perwakilan lokal yaitu Yes24 mengambil paspor sang aktor dan 13 orang staf tanpa alasan apapun dan kemudian mereka menghilang.

Selang beberapa jam kemudian, perwakilan lokal tersebut ditahan oleh petugas pajak Indonesia. Mereka ditahan karena permasalahan pajak dan paspor.

Hal ini menyebabkan Jong Suk beserta beberapa staf yang harus ditahan saat proses pemeriksaan pajak sedang berlangsung.

Hal tersebut semakin berkembang ketika media di Indonesia turut memberitakan tentang permasalahan tersebut.

Hal ini terkait izin kerja dan juga visa yang menyebabkan kepulangan Jong Suk ke Korea Selatan menjadi tertunda.

Berdasarkan hal tersebut, pihak A-Man Project akan mengambil langkah tegas terutama kepada pihak agensi dan promotor lokal Indonesia tersebut ke pengadilan.

Pihak Yes24 Ent pun belum memberikan jawaban terkait permasalahan tersebut.